Mamuju Run 2026

Headliner Mamuju Run 2026; Novia Bachimid 

Wacana.info
Ibnu Abadi. (Foto/Istimewa)

Laporan: Muhammad Akbar

MAMUJU--Mamuju Run bakal digelar 8 November 2026. Novia Bachimid dipastikan jadi penampil utama di panggung hiburan pada event olahraga lari terbesar di Sulawesi Barat itu.

Komformasi kehadiran Novia Bachmid itu sekaligus jadi satu penegasan tentang Mamuju Run yang tetap konsisten mendatangkan artis-artis ibu kota. Novia yang merupakan alumni Indonesian Idol musim kesepuluh itu menyusul Jacson Zeran dan Diva Aurelle yang telah sukses memecah panggung Mamuju Run di tahun 2025 yang lalu.

Ibnu Abadi mengatakan, Novia Bachmid adalah nama yang tak asing bagi masyarakat Indonesia. Ia dikenal sebagai sosok yang cukup kuat membawa warna dan keberagaman budaya nusantara ke panggung yang lebih luas.

"Novia akan menjadi salah satu magnet utama Mamuju Run 2026. Karakter vokalnya yang kuat, energik, serta kemampuannya membawakan berbagai warna musik menjadikan penampilannya sangat cocok dengan semangat Mamuju Run," tutur Ibnu Abadi, founder Mamuju Run dalam keterangan tertulisnya, Rabu (07/10).

Selain Novia Bachmid, panggung Mamuju Run 2026 juga akan jadi diisi oleh Rise One, pelantun hits 'Kajili-jili' yang kini telah malang melintang di berbagai panggung besar. Serta satu local hero lainnya, Sri Rahayu. Deretan penampil yang dipastikan bakal mengguncang panggung Mamuju Run 2026.

"Bukan sekadar lomba lari, Mamuju Run 2026 hadir sebagai sebuah perayaan besar yang mempertemukan olahraga, musik, budaya, pariwisata, dan gaya hidup dalam satu pengalaman," sambung Ibnu Abadi.

Datang untuk Berlari, Pulang dengan Pengalaman

Mamuju Run 2026 sendiri merupakan satu event yang tak sekadar berlari untukk satu medali. Dijelaskan Ibnu, peserta akan diajak menikmati suasana Mamuju, merasakan keramahan masyarakat, mengenal kekayaan budaya Sulawesi Barat, sekaligus menjadi bagian dari sebuah perhelatan olahraga yang mempertemukan pelari, komunitas, keluarga, generasi muda, hingga wisatawan dari berbagai daerah.

"Inilah yang membuat Mamuju Run memiliki karakter berbeda. Anda tidak hanya datang untuk berlari. Anda datang untuk merasakan Mamuju. Setiap langkah di lintasan menjadi kesempatan untuk menikmati perjalanan, bertemu orang-orang baru, mengabadikan momen, dan menjadi bagian dari cerita besar tentang Mamuju," beber Ibnu Abadi, pria yang juga ketua Perbasi Kabupaten Mamasa itu.

'Sittammu Uju', bertemu, berlari, bersaudara, jadi filosofi utama yang diusung Mamuju Run tahun 2026. Sebuah pesan sederhana bahwa setiap langkah dapat mempertemukan manusia, setiap pertemuan dapat melahirkan persaudaraan, dan setiap persaudaraan dapat menjadi cerita yang dibawa pulang.

"Mamuju Run 2026 bukan hanya tentang siapa yang paling cepat mencapai garis finis. Ini tentang siapa yang berani datang, bergerak, bertemu, dan menjadi bagian dari pengalaman yang tidak terlupakan," demikian Ibnu Abadi. (*/Naf)